2 Rumah Rusak Tertimpa Longsor dan 200 Rumah Terendam Banjir di Balikpapan

Kompas.com - 28/07/2020, 16:18 WIB
Hujan deras yang melanda Kota Balikpapan, Kalimantan Timur membuat sejumlah lokasi di Balikpapan longsor menimpah rumah warga, Senin (27/7/2020). Dok. BPBD Balikpapan Hujan deras yang melanda Kota Balikpapan, Kalimantan Timur membuat sejumlah lokasi di Balikpapan longsor menimpah rumah warga, Senin (27/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dua rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, rusak parah akibat tertimpa longsor, Senin (27/7/2020).

Selain longsor, sekitar 200 bangunan yang juga perumahan warga juga terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan, sejak Senin dini hari.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Suseno mengatakan saat ini pihaknya sedang membantu membersihkan dampak yang terjadi akibat longsor dan banjir.

Baca juga: Balikpapan Disebut Masuk Zona Hitam Covid-19, Dinkes Kaltim Berikan Klarifikasi

“Petugas kami bantu mengevakuasi dampak akibat longsor dan banjir. Ada dua rumah rusak dan 200 lainnya terendam banjir,” ungkap Suseno saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Suseno menjelaskan, ketinggian air rata-rata berkisar 70 sentimeter sampai satu meter di sejumlah kawasan di Balikpapan Selatan.

Dua ruas Jalan yakni MT Haryono dan Jalan Beler pun turut terendam.

“Tapi banjir di Balikpapan itu hanya bertahan lima sampai enam jam saja, setelah itu reda. Sampai hari ini aktivitas masyarakat sudah berjalan normal,” jelas dia.

Baca juga: Jadi Sumber Penularan Covid-19, Perusahaan Migas di Balikpapan Dipanggil Wali Kota

Untuk dua rumah yang tertimpah longsor berada di Jalan Siaga dan Jalan Somber.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Sadis, Korban Tewas Ditembak Saat Bonceng Istri dan Anak

Begal Sadis, Korban Tewas Ditembak Saat Bonceng Istri dan Anak

Regional
Selain Siswa, Guru di Yogyakarta Juga Positif Covid-19

Selain Siswa, Guru di Yogyakarta Juga Positif Covid-19

Regional
Fakta Video Porno ABG di Jambi, Rekam di Kos hingga Untung Rp 8 Juta

Fakta Video Porno ABG di Jambi, Rekam di Kos hingga Untung Rp 8 Juta

Regional
Kasus Corona di Lampung Bertambah Jadi 3.182

Kasus Corona di Lampung Bertambah Jadi 3.182

Regional
Soal Jadwal Sekolah Tatap Muka SMA dan SMK, Ini Kata Disdik Riau

Soal Jadwal Sekolah Tatap Muka SMA dan SMK, Ini Kata Disdik Riau

Regional
Menyoal Skema Mitigasi Erupsi Gunung Merapi Kala Pandemi Covid-19, Satu Orang Satu Bilik

Menyoal Skema Mitigasi Erupsi Gunung Merapi Kala Pandemi Covid-19, Satu Orang Satu Bilik

Regional
Tren Covid-19 di Aceh Terus Menurun sejak Awal November 2020

Tren Covid-19 di Aceh Terus Menurun sejak Awal November 2020

Regional
Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Regional
Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Regional
Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Regional
Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Regional
'Jadi yang Menolak Itu Masyarakat secara Umum Kampung Taliwang, Bukan FPI'

"Jadi yang Menolak Itu Masyarakat secara Umum Kampung Taliwang, Bukan FPI"

Regional
Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X