Empat Warga Papua Terlibat Kerusuhan Terbukti Makar, Vonis Hakim Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Kompas.com - 17/06/2020, 16:16 WIB
Tangkapan layar majelis hakim di PN Balikpapan saat sidang putusan tujuh warga Papua di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONTangkapan layar majelis hakim di PN Balikpapan saat sidang putusan tujuh warga Papua di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur, sudah memutus empat dari tujuh terdakwa warga Papua yang terlibat kerusuhan, Rabu (17/6/2020).

Secara bergantian hakim memutus satu per satu dari tujuh warga Papua tersebut.

Sidang pertama, hakim memvonis terdakwa Irwanus Urobmabin penjara 10 bulan.

Putusan tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa sebelumnya yakni 5 tahun penjara.

Baca juga: Polri Klaim 7 Terdakwa Kasus Dugaan Makar asal Papua Bukan Tahanan Politik

Menurut hakim, Irwanus Urobmabin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kegiatan makar secara bersama-sama.

Irwanus terbukti melanggar Pasal 106 KUHP Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KHUP tentang penghasutan untuk membuat makar.

“Bagaimana saudara terdakwa dengan putusan ini,” tanya hakim ketua melalui sidang online menggunakan Zoom, Rabu.

“Saya pikir-pikir dulu Yang Mulia,” jawab Irwanus Urobmabin kepada hakim.

Sidang kemudian dilanjutkan ke terdakwa Buchtar Tabuni.

Hakim juga menilai Buchtar Tabuni terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan kegiatan makar secara bersama-sama.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Juli 2020

Regional
Merasa Dihadang, Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P Mundur

Merasa Dihadang, Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P Mundur

Regional
Selamatkan Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Entis Berdoa dan Panggil Nama Korban

Selamatkan Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Entis Berdoa dan Panggil Nama Korban

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2020

Regional
Kapolres Bangkalan Bentak dan Usir Pemuda Tak Bermasker di Kafe

Kapolres Bangkalan Bentak dan Usir Pemuda Tak Bermasker di Kafe

Regional
Warga Badung Bali Geger, Dua Tengkorak Ditemukan dalam Sehari

Warga Badung Bali Geger, Dua Tengkorak Ditemukan dalam Sehari

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 5 Juli 2020

Regional
'Ngakunya Perlindungan Anak Ternyata Biadab'

"Ngakunya Perlindungan Anak Ternyata Biadab"

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Gunungkidul yang Tadinya Ditutup Akhirnya Dibuka

Wisatawan Membludak, Pantai Gunungkidul yang Tadinya Ditutup Akhirnya Dibuka

Regional
Kronologi Warga Jakarta Tewas Berlumuran Darah dalam Hotel di Puncak

Kronologi Warga Jakarta Tewas Berlumuran Darah dalam Hotel di Puncak

Regional
Soal Madu Campur Teh Panas Sembuhkan 300 Pasien di Kalbar, Ini Penjelasan Dinkes

Soal Madu Campur Teh Panas Sembuhkan 300 Pasien di Kalbar, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Ini Dia 5 Makanan Khas Serang, Ada Menu Kesukaan Sultan Banten

Ini Dia 5 Makanan Khas Serang, Ada Menu Kesukaan Sultan Banten

Regional
Dokter di NTT Positif Corona Usai Pulang dari Bali

Dokter di NTT Positif Corona Usai Pulang dari Bali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X