Antisipasi Lonjakan Pasien Corona, RSUD Kanujoso Tambah 21 Ruang Isolasi

Kompas.com - 24/03/2020, 22:03 WIB
Direktur RSUD Kanujoso, Edy Iskandar saat ditemui Kompas.com di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (23/3/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONDirektur RSUD Kanujoso, Edy Iskandar saat ditemui Kompas.com di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (23/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Kalimantan Timur, menambah 21 ruang isolasi untuk antisipasi melonjaknya pasien virus corona (Covid19).

Sebelumnya rumah sakit ini hanya menyiapkan 10 ruang, namun penuh setelah diisi oleh 12 pasien corona.

Enam pasien positif dan enam lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Direktur RSUD Kanujoso Edy Iskandar mengatakan 21 ruang tersebut berkapasitas 50 tempat tidur.

“Ada ruang yang 4 tempat tidur. Ada juga yang 2 tempat tidur. Itu kapasitas maksimal yang RSUD Kanujoso mampu. Kalau terjadi ledakan rumah sakit kewalahan," ungkap Edy saat ditemui Kompas.com di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (23/3/2020).

Baca juga: APD Langka, RSUD Kanujoso Balikpapan Produksi Sendiri Masker dan Baju Pelindung

Edy berharap tak ada lonjakan yang signifikan atas kasus ini.

Mengingat ketersedian fasilitas ruangan di rumah sakit terbatas, begitu pula dengan tim medis.

Sebab, lima dokter spesialis yang disiapkan khusus penanganan pasien corona di Balikapapan, harus menangani 12 pasien corona.

“Kami sudah mengusulkan tambahan tenaga medis dari rumah sakit sebanyak 5 sampai 10 dokter untuk membantu tim inti di RSUD Kanujoso," ujarnya.

Baca juga: Satu Warga Positif Corona, Wali Kota Balikpapan Tetapkan Status KLB

Selain itu, guna menekan kosentrasi sebaran pasien hanya ke RSUD Kanujoso, Edy meminta kepada 15 rumah sakit swasta di Balikpapan agar menyiapkan dua sampai tiga ruang khusus untuk pasien corona.

"Jadi pasien yang sakitnya tidak begitu parah jangan langsung dirujuk, tangani terlebih dahulu. Biar RSUD enggak penuh sesak,” tandasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Juli 2020

Regional
Merasa Dihadang, Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P Mundur

Merasa Dihadang, Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P Mundur

Regional
Selamatkan Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Entis Berdoa dan Panggil Nama Korban

Selamatkan Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Entis Berdoa dan Panggil Nama Korban

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2020

Regional
Kapolres Bangkalan Bentak dan Usir Pemuda Tak Bermasker di Kafe

Kapolres Bangkalan Bentak dan Usir Pemuda Tak Bermasker di Kafe

Regional
Warga Badung Bali Geger, Dua Tengkorak Ditemukan dalam Sehari

Warga Badung Bali Geger, Dua Tengkorak Ditemukan dalam Sehari

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 5 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 5 Juli 2020

Regional
'Ngakunya Perlindungan Anak Ternyata Biadab'

"Ngakunya Perlindungan Anak Ternyata Biadab"

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Gunungkidul yang Tadinya Ditutup Akhirnya Dibuka

Wisatawan Membludak, Pantai Gunungkidul yang Tadinya Ditutup Akhirnya Dibuka

Regional
Kronologi Warga Jakarta Tewas Berlumuran Darah dalam Hotel di Puncak

Kronologi Warga Jakarta Tewas Berlumuran Darah dalam Hotel di Puncak

Regional
Soal Madu Campur Teh Panas Sembuhkan 300 Pasien di Kalbar, Ini Penjelasan Dinkes

Soal Madu Campur Teh Panas Sembuhkan 300 Pasien di Kalbar, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Ini Dia 5 Makanan Khas Serang, Ada Menu Kesukaan Sultan Banten

Ini Dia 5 Makanan Khas Serang, Ada Menu Kesukaan Sultan Banten

Regional
Dokter di NTT Positif Corona Usai Pulang dari Bali

Dokter di NTT Positif Corona Usai Pulang dari Bali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X