Cari Sumber Minyak yang Cemari Laut Balikpapan, Polisi Periksa Kapal Tanker Pertamina

Kompas.com - 10/03/2020, 15:19 WIB
Tumpahan minyak di pesisir pantai Monpera hingga Benua Patra atau kilang mandiri sepanjang kurang lebih satu kilometer di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (8/3/2020) sore. HO/Fachmi Rahman, Tribun Kaltim.coTumpahan minyak di pesisir pantai Monpera hingga Benua Patra atau kilang mandiri sepanjang kurang lebih satu kilometer di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (8/3/2020) sore.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Kalimantan Timur memeriksa tiga kapal tanker milik Pertamina, Senin (9/3/2020).

Ketiga kapal itu tanker merupakan pengangkut minyak hitam Marine Fuel Oil atau MFO, biodiesel dan minyak jenis B30.

"Masing-masing kami ambil 1 liter untuk uji sampel," kata Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Kaltim Kompol Teguh usai meninjau lokasi tumpahan kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Tumpahan Minyak Cemari Laut Balikpapan, Sumber Sedang Ditelusuri

Metode penelusuran menggunakan finger print atau uji sampel minyak di laboratorium.

Uji ini akan melihat kandungan tumpahan minyak, kemudian dicocokkan dengan minyak-minyak yang ada di kapal tanker tersebut.

"Untuk uji laboratorium Polda koordinasi dengan dengan Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan," jelasnya.

Selain memeriksa sumber tumpahan dari laut, tim Polairud Polda juga menyelidiki di sisi darat yang terkena minyak.

Baca juga: Pertamina Tegaskan Tumpahan Minyak yang Cemari Pantai di Balikpapan Bukan dari Kilangnya

Tim akan menelusuri titik-titik yang diduga jadi sumber tumpahan minyak.

Tim juga memeriksa lebih dari lima orang saksi baik dari masyarakat dan ahli yang berkompeten.

"Kami bentuk dua tim, usut di sisi laut dan darat," kata dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X