Empat Warga Balikpapan Suspect Virus Corona Diobservasi di RS

Kompas.com - 03/03/2020, 12:49 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

SAMARINDA, KOMPAS.com - Empat warga Balikpapan, Kalimantan Timur diduga (suspect) terjangkit virus corona.

Empat pasien tersebut kini sedang dalam perawatan tim medis salah satu rumah sakit di Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, empat warga tersebut memiliki gejala sakit yang sama mirip pasien terjangkit seperti batuk, pilek, demam.

Baca juga: Terlacak 9 Turis Asing yang Duduk Dekat WN Selandia Baru Positif Corona Saat Transit di Bali

Empat orang ini juga memiliki riwayat kontak langsung dengan daerah terjangkit virus corona. Oleh karena itu, tim medis melakukan penanganan observasi atau diisolasi.

"Soal riwayat mereka kontak langsung dari daerah yang terjangkit kami rahasiakan agar tak bikin kepanikan warga. Begitu pula dengan lokasi rumah sakit dan identitas pasien," ungkap dr Andi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Andi mengatakan empat pasien tersebut datang dengan kesadaran sendiri kepada rumah sakit setelah mengalami gejala mirip pada Minggu (1/3/2020).

Saat tiba di Balikpapan, mereka sudah dibekali kartu kuning oleh otoritas bandara saat melintasi penerbangan internasional.

"Mereka sudah diedukasi di pesawat. Jika mengalami keluhan medis dengan gejala mirip corona, bawa kartu ini ke fasilitas kesehatan terdekat. Jadi ketika mereka tiba di Balikpapan, mereka merasakan gejala itu. Mereka datang ke rumah sakit bilang, kami dipesan di pesawat kalau sakit datang ke rumah sakit," terang Andi menceritakan kronologis singkat empat pasien tersebut.

Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal dan mengambil langkah observasi atau isolasi, sambil menunggu hasil laboratorium dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Kementerian Kesehatan RI.

"Uji sampel kita sudah kirim ke sana. Kita tinggal tunggu hasil saja," kata dia.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Pegawai RSUD Babel Diminta Kurangi Hiburan Malam

Saat ini, kata Andi, Pemkot Balikpapan memperketat pengawasan di pintu masuk pelabuhan dan bandara dengan pihak otoritas mengingat sudah ada warga Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

Selain itu, beberapa rumah sakit di Balikpapan pun sudah menyiapkan ruang isolasi dan stok masker sebanyak 92.250 lembar oleh Instalasi Farmasi Kota Balikpapan.

"Jadi masyarakat jangan panik," ujar Andi.

Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, hidup sehat dan bersih, cuci tangan sebelum makan, kurang kontak langsung dengan orang-orang dan gunakan pelindung diri atau masker jika berpergian ke luar rumah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X