Begini Kondisi Kantor BPJN Kaltim Pasca OTT KPK

Kompas.com - 16/10/2019, 10:33 WIB
Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Satker PJN wilayah II Kalimantan Timur cabang Samarinda di Jalan Tengkawang, Rabu (16/10/2019) pagi. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Satker PJN wilayah II Kalimantan Timur cabang Samarinda di Jalan Tengkawang, Rabu (16/10/2019) pagi.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Satker PJN wilayah II Kalimantan Timur cabang Samarinda, di Jalan Tengkawang tampak sepi, Rabu (16/10/2019) pagi.

Di kantor ini tim KPK menahan beberapa pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Selasa (15/10/2019) siang. Mereka diduga menerima suap dari rekanan swasta senilai Rp 1,5 miliar.

Kantor ini milik Dinas PUPR Kaltim yang dipinjam pakai ke BPJN XII Balikpapan. Gedung tiga lantai ini terhubung dengan Dinas PUPR Kaltim.

Beberapa pegawai yang ditemui enggan memberi keterangan.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, tim KPK mendatangi kantor ini Selasa pukul 13.00 WITA menggunakan Kijang Innova hitam.

Belum jelas berapa banyak PPK yang ditahan di kantor ini. Namun, satu di antaranya diketahui berinisial AT. KPK sudah memasang police line di ruang AT.

"Nggak lama kok. Mereka (tim KPK) masuk ruang sempat ribut-ribut di ruangan baru dibawa mereka (pegawai PPK) keluar. Kalau enggak salah, satu atau dua orang dibawa KPK," ungkap salah satu pegawai yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga: KPK Tangkap Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XII Kaltim

Penahanan itu membuat para pegawai di kantor itu kaget. Banyak dari mereka tak tahu duduk masalah, termasuk soal paket kegiatan multi years senilai Rp 115 miliar.

Pasca penahanan, tim KPK langsung memasang police line di sejumlah ruangan. Namun, awak media tak diberi akses melihat ruang tersebut.

"Enggak bisa Mas, eggak ada yang bisa ditemui. Semua pejabat ke Balikpapan tadi malam jam 19.00 WITA," ungkap Satpam BPJN Hermanto.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pejabat berwenang di BPJN cabang Samarinda. Awak media masih menunggu di lokasi.

Sebagai informasi, tim KPK menahan Kepala BPJN Wilayah XII Kaltim Refly Ruddy Tangkere di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Di hari yang sama, KPK juga menahan tujuh orang di Samarinda dan Bontang Kalimantan Timur.

Baca juga: OTT Kepala BPJN XII, KPK Duga Ada Transaksi Senilai Rp 1,5 Miliar

Tujuh orang yang di tangkap di Samarinda dan Bontang langsung dibawa ke Polda Kaltim di Balikpapan. Ketujuh orang ini rencana diberangkatkan ke Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Total delapan orang diduga terlibat kasus suap proyek multi years senilai Rp 155 miliar.

Modus korupsi menggunakan ATM. Rekanan atau kontrakan memberikan ATM pada pejabat di BPJW XII yang sudah diisi sejumlah uang secara periodik.

Total uang yang telah diberikan melalui ATM tersebut sekitar Rp 1,5 miliar.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Terakhir, 6 Orang Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua, Korban Pendeta hingga Anggota TNI

Sepekan Terakhir, 6 Orang Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua, Korban Pendeta hingga Anggota TNI

Regional
Dua Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna Utara Kembali Ditangkap

Dua Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna Utara Kembali Ditangkap

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Buat Konten Pernikahan Sejenis di Riau

Ini Pengakuan Pria yang Buat Konten Pernikahan Sejenis di Riau

Regional
Telanjur Dimandikan, Jenazah Ternyata Positif Covid-19, 20 Orang Diswab

Telanjur Dimandikan, Jenazah Ternyata Positif Covid-19, 20 Orang Diswab

Regional
Tinggalkan Rumah, Perempuan Ini Hampir 2 Bulan Tinggal di Gorong-gorong

Tinggalkan Rumah, Perempuan Ini Hampir 2 Bulan Tinggal di Gorong-gorong

Regional
Aksi Brutal Geng Motor Rusak Bangunan Madrasah di Tasikmalaya

Aksi Brutal Geng Motor Rusak Bangunan Madrasah di Tasikmalaya

Regional
Dua Pria yang Buat Konten Pernikahan Sejenis demi Cari Sensasi di TikTok Diamankan Polisi

Dua Pria yang Buat Konten Pernikahan Sejenis demi Cari Sensasi di TikTok Diamankan Polisi

Regional
Pendeta di Papua Tewas Ditembak, TNI Bantah Fitnah KKB di Media Sosial

Pendeta di Papua Tewas Ditembak, TNI Bantah Fitnah KKB di Media Sosial

Regional
Lagi, 2 Penumpang Pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Pontianak Positif Covid-19

Lagi, 2 Penumpang Pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Pontianak Positif Covid-19

Regional
Kampanye Door to Door Dinilai Lebih Efektif Ketimbang Konser Musik

Kampanye Door to Door Dinilai Lebih Efektif Ketimbang Konser Musik

Regional
Dikendalikan Napi dari Lapas Nunukan, Petani Rumput Laut Dijadikan Kurir Narkoba

Dikendalikan Napi dari Lapas Nunukan, Petani Rumput Laut Dijadikan Kurir Narkoba

Regional
Detik-detik Wanita Penjual Gorengan Berhasil Kabur Saat Hendak Diperkosa untuk Kedua Kalinya

Detik-detik Wanita Penjual Gorengan Berhasil Kabur Saat Hendak Diperkosa untuk Kedua Kalinya

Regional
Seorang Pendeta Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Papua

Seorang Pendeta Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Papua

Regional
Kawanan Perampok Bobol Uang Rp 196 Juta di ATM, Polisi: Sulit untuk Mengenali Pelaku

Kawanan Perampok Bobol Uang Rp 196 Juta di ATM, Polisi: Sulit untuk Mengenali Pelaku

Regional
Sering Diundang Isi Acara, Seorang Sinden Meninggal Terpapar Corona

Sering Diundang Isi Acara, Seorang Sinden Meninggal Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X