Tak Dilibatkan Bahas Ibu Kota Negara, Wali Kota Balikpapan Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 04/10/2019, 18:29 WIB
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. IstimewaWali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berencana membentuk tim persiapan Kota Balikpapan sebagai penyangga ibu kota negara.

Seperti diketahui, Kalimantan Timur dipilih menjadi ibu kota baru pengganti DKI Jakarta. Lokasi ibu kota baru berada sebagian di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Rizal mengatakan, tim ini terdiri dari pemerintah kota, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait.

Tugasnya memberi masukan dan merancang keterlibatan Pemkot Balikpapan guna merespons pemindahan ibu kota negara.

Menurut dia, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat Balikpapan sangat penting,  karena lokasi ibu kota negara yang memakan sebagian wilayah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU) bersisian langsung dengan Balikpapan.

"Penting kita ingin raih kesempatan. Jangan sampai kehadiran ibu kota negara tidak membawa dampak kesejahteraan dan ekonomi bagi Balikpapan. Semakin banyak terlibat langsung kan semakin baik," ujar Rizal saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019).

Baca juga: Tak Terlibat Bahas Ibu Kota Negara, Wali Kota Balikpapan Sebut Masalah Tanah Melonjak

Tim itu juga akan menghubungkan semua aspek baik dari usaha mikro kecil menengah (UMKM), tenaga kerja lokal, hingga infrastruktur.

"Supaya kita bisa jalan bersama. Jangan sampai kita hanya menonton," ujar Rizal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
Gubernur Sumbar soal Sambut Turis China: Tak Boleh Tolak Kalau Syaratnya Lengkap

Gubernur Sumbar soal Sambut Turis China: Tak Boleh Tolak Kalau Syaratnya Lengkap

Regional
Suami Idap Gangguan Jiwa, Dipasung 8 Tahun, Istri: Saya Biayai 4 Anak Sendirian

Suami Idap Gangguan Jiwa, Dipasung 8 Tahun, Istri: Saya Biayai 4 Anak Sendirian

Regional
Penegakan Hukum Masih Banyak Diprotes, Ganjar: Indikasi Belum Penuhi Amanat Reformasi

Penegakan Hukum Masih Banyak Diprotes, Ganjar: Indikasi Belum Penuhi Amanat Reformasi

Regional
Oknum Wartawan Jadi Petugas KPK Gadungan untuk Peras Kades di Maluku

Oknum Wartawan Jadi Petugas KPK Gadungan untuk Peras Kades di Maluku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X