Zona Kosmopolitanisme, Ketegangan Kota, dan Seni Rupa Kalimantan

Kompas.com - 21/09/2019, 16:10 WIB
Sulistyono, Dialectic of Life,  oil on canvas, 150x250cm, 2019 Dok SulistyonoSulistyono, Dialectic of Life, oil on canvas, 150x250cm, 2019

Seperti yang diakuinya, “Mataku sipit dan saya keturunan Tionghoa, itu adalah kenyataan. Tapi tanah kelahiran saya adalah Indonesia, besar di Indonesia dan sampai sekarang saya masih tinggal di Indonesia, mati pun saya akan di kubur di tanah Indonesia, karenanya Jangan Lihat Mataku” ujarnya.

Andrew menyatakan, karyanya dengan telapak tangan besar, sebuah pesan politis, bagaimana rasisme masih saja terjadi di Tanah Air. “Bahkan saya tak bisa berbahasa mandarin, saya bangga menjadi bagian dari bangsa ini, yang terdiri dari kebhinekaan ras dan warna kulit”, tutupnya.


Sekilas Seni Kontemporer Kalimantan

Dari perwakilan karya-karya tersebut, yang memaparkan kondisi-kondisi yang sangat lokal, meskipun tentunya ada peristiwa-peristiwa yang dirasakan mirip secara global.

Kalimantan adalah wadah bagi penampang ratusan tahun budaya yang sangat majemuk, sebuah kondisi arus lokal yang kuat. Yang tentunya tak terelakkan pertemuannya dengan arus utama seni kontemporer model Barat.

Terlihat sekali, ada celah, atau lebih tepat sebuah ruang diskusi sebuah seni diaspora, yang dibayangkan sebagai ekspresi dari masyarakat dunia tentang abad 21 ini.

Hal itu bisa ditelisik sebagai ciri globalisasi dengan karakternya yang berhadap-hadapan justru dengan tribalisasi, kembalinya semua hal ke akar.

Dengan demikian, dalam konteks Keindonesiaan atau Kekalimantanan, seniman-seniman tak menampik arus internasionalisasi yang secara fleksibel juga mengadopsi, atau bahkan sangat paham adanya kesadaran-kesadaran untuk kembali, memelihara akar lokalitas sebagai semacam strategi bersama, menampak dalam bahasa artistik mereka.

Hal ini, oleh Okwui Enwezor, seorang kritikus Afro-Amerika dunia pernah disinggung sebagai gejala seni Altermodern, meminjam peristiwa pameran yang dikuratori kritikus Perancis, Nicolas Bourriaud.

Dana Prastiyawardanu, Tragis!, Acrylic on Canvas, 70x90 cm, 2019Dok Dana Prastiyawardanu Dana Prastiyawardanu, Tragis!, Acrylic on Canvas, 70x90 cm, 2019
Yakni, sebuah kondisi yang benar-benar terjadi dan baru dengan hadirnya daya artistikal yang heterogen dari seni kontemporer.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X