Tiga Menteri dan Tiga Kepala Daerah Digugat Warga di Balikpapan

Kompas.com - 12/09/2019, 15:48 WIB
Suasana ruang sidang pembacaan gugatan warga negara (citizen lawsuit) dari Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak atau Kompak di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Selasa (10/9/2019). IstimewaSuasana ruang sidang pembacaan gugatan warga negara (citizen lawsuit) dari Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak atau Kompak di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Selasa (10/9/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kasus tumpahan minyak di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 31 Maret 2018 lalu terus berlanjut.

Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak atau (Kompak) melakukan gugatan warga negara (citizen law suit) terhadap enam tergugat.

Masing-masing yakni Gubernur Kaltim selaku tergugat I, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sebagai tergugat II dan Wali Kota Balikpapan sebagai tergugat III.

Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai tergugat IV, Menteri Perhubungan sebagai tergugat V dan Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai tergugat VI.

Sidang pembacaan gugatan digelar pada Selasa (10/9/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.

Baca juga: Bangkai Lumba-Lumba Ditemukan, Diduga Mati karena Tumpahan Minyak

Sementara, hari ini, Kamis (12/9/2019), sidang digelar dengan agenda pembacaan Jawaban para tergugat.

Kuasa hukum Kompak Fathul Huda Wiyashadi menyayangkan pihak tergugat yang tidak hadir dalam gugatan warga negara.

Menurut Fathul, hal itu bentuk ketidakseriusan mengurus lingkungan yang ada di Kalimantan Timur, khususnya mengatasi tumpahan minyak di perairan Balikpapan.

“Sikap Gubernur dan Menteri Perikanan yang tidak hadir menunjukan sikap tidak serius menanggapi gugatan yang diajukan oleh warga negara,” ujar Fathul.

Menurut Fathul, Gubernur Kaltim sebagai pemimpin daerah harusnya memberi contoh yang baik, karena sudah tiga kali sidang gugatan warga negara tidak dihadiri oleh dirinya atau penasihat hukumnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X